topbella

Minggu, 01 Mei 2011

10 Hal Yang Tidak Diketahui Tentang Buckingham Palace

 
Di sana pula, Her Highness sering mengadakan pesta besar dan pesta kebun di antara semua acara-acara kebangsaan. Menyambut pernikahan kerajaan yang akan segera tiba, lihatlah beberapa rahasia eksentrik tentang Istana Buckingham berikut.

1. Istana ini tidak menetapkan dress code secara resmi. Tetapi tidak ada satu orang pun yang mengunjungi dengan jeans lusuh juga. Kebanyakan orang yang diundang ke Istana Buckingham di siang hari akan mengenakan seragam kerja ataupun jas. Sedangkan di malam hari, tergantung dari tingkat formalitas, para pengunjung pria akan mengenakan dasi hitam atau putih. Jika para pria mengenakan dasi putih, maka para wanita akan mengenakan tiara.

2. Suatu ritual yang harus dilakukan setiap hari walaupun pada hari Natal adalah pembersihan kerakal (gravel) pekarangan dari istana ini. Kerakal ini dibersihkan dan dirapikan dengan perlengkapan mesin setiap pagi. Kemudian menjelang sore hari, akan diadakan lagi dua inspeksi, berjaga-jaga agar tidak kelihatan sampah bermunculan. Makanya Anda tidak perlu kaget jika melihat pekarangannya yang selalu kelihatan mulus.

3. Tempat dimana Istana Buckingham berdiri dulunya merupakan kebun pohon murbei (mulberry) yang ditanam oleh Raja James I, seorang raja pencinta buku yang memerintah selama tahun 1603 hingga 1625. Raja James juga menternak ulat sutera di istana tersebut. Tetapi, James memilih semak-semak murbei yang salah sehingga usahanya sia-sia.

4. Meskipun namanya adalah Istana Buckingham, tempat ini dulunya hanya merupakan ‘landasan’ bagi para aristokrat. Nama tempat ini diberikan pada abad ke-18 oleh politisi Tory: John Sheffield, Earl of Mulgrave dan Marquess of Normanby ketiga, yang merupakan Duke of Buckingham pada tahun 1703. Sang bangsawan ini pun membangun tempat yang dinamakan Rumah Buckingham untuk dirinya sendiri sebagai tempat berkumpul yang mewah di London.

5. Arsitek virtuoso John Nash kemudian mengubah Rumah Buckingham menjadi Istana Buckingham pada tahun 1820-an. Monarki pertama yang menggunakan kreasi Nash sebagai rumah resmi adalah Ratu Victoria yang pindah ke sini pada tahun 1837. Leluhur Victoria, William IV, menganggap ini sebagai tempat kumuh - sebagaimana para orang Inggris mengatakan dan malah menetap di tempat yang lebih umum yaitu Clarence House on The Mall.

6. Istana Buckingham secara desain sebenarnya lebih radikal daripada apa yang Anda bayangkan. Beberapa kamar bertemakan kebudayaan Cina. Beberapa perabotan dan dekorasi dipinjam dari gaya oriental berani Pangeran Regent Brighton Pavilion. Tetapi kemudian ini dijual oleh Ratu Victoria untuk membiayai pembangunan Istana Buckingham.

7. Monarki satu-satunya yang dilahirkan dan meninggal di Istana Buckingham adalah Edward VII, sang perokok yang juga pencipta kedamaian, yang hidup dari tahun 1841 hingga 1910. Jika Anda mengatakan Edward perlu pergi keluar dari sangkarnya lebih sering, beliau akan kesulitan untuk menemukan tempat yang begitu central dan menarik perhatian. Jika Anda tinggal di istana tersebut, Anda juga akan dapat merasakan detak jantung dari kota London.

8. Pernahkan Anda berpikir kenapa istana ini tidak dibom pada Perang Dunia ke-2? Sebenarnya, pemboman terjadi dengan sangat parah. Istana ini terpukul 9 kali. Beberapa kali, Raja George VI dan Ratu Elizabeth menghindar agar tidak terbunuh. Anda pasti berpikir lagi kenapa mereka tidak pindah dari tempat yang begitu menarik perhatian, bukan?

9. Selama pemboman tersebut, setidaknya nyawa seseorang menjadi korban, yaitu PC Steve Robertson, seorang polisi yang sedang berdinas di istana. PC Steve Robertson terkena sisa puing-puing yang beterbangan pada 8 Maret 1941 ketika bagian utara dari istana ini dihancurkan. Terdapat sebuah logam pipih di kebun untuk mengenang beliau.

10. Jika batere ponsel Anda habis dan Anda tidak tahu waktu setempat di Istana Buckingham, rileks saja. Tempat bersejarah ini memiliki lebih dari 350 buah jam. 2 orang ahli jam akan memutar kembali jam nya setiap minggu agar jam-jam tersebut semuanya terawat.

Perbedaan Lady Diana dan Kate Middleton


Banyak yang berspekulasi pernikahan Pangeran William dan Kate akan langgeng ketimbang pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana. Benarkah?

Berikut beberapa perbedaan mencolok antara Kate Middleton dan Lady Diana, seperti dikutip dari Your Tango.

Pengumuman pertunangan
Pangeran Charles dan Diana tidak begitu mengenal satu sama lain saat mengumumkan pertunangan, karena jalinan cinta mereka tergolong singkat. Ketika menjawab pertanyaan, Diana tampak malu dan jauh dari Charles. Keduanya juga kaku dan terlalu membentengi diri sebagai pasangan yang sedang dimabuk cinta.

Berbeda dengan Kate dan William, keduanya tampak nyaman satu sama lain. Saat wawancara, Kate terlihat sebagai pribadi yang senang bicara, keduanya juga tidak berhenti tersenyum dan dapat saling menyimak jawaban pasangannya. Pasangan ini lebih tampil di depan umum.

Masa kecil
Diana besar di tengah orangtua yang bercerai. Perdebatan soal perwalian anak menyebabkannya sakit hati dan sedih. Efek tersebut dia rasakan saat diasingkan teman-teman sekelasnya, terutama sejak sang ayah memenangkan perwalian Diana dan keempat saudaranya.

Berbeda dengan Kate yang berasal dari keluarga lebih harmonis. Orangtua Kate masih bersama hingga usia pernikahan kini 31 tahun. Karena dibesarkan oleh orangtua yang memiliki hubungan sehat, Kate mungkin akan lebih baik dalam menghadapi masalah dalam pernikahan.

Kelas sosial
Tinggal tidak jauh dengan rumah Ratu Elizabeth II di Sandringham Estate, ayah Diana memiliki gelar bangsawan di Inggris dan melayani Ratu dengan posisi terhormat sebagai horse stable master alias tuan penjaga kandang kuda. Hubungan kedua keluarga cukup dekat sampai-sampai Pangeran Andrew dan Pangeran Edward kerap berenang di kolam renang keluarga Diana.

Kate tidak tinggal dekat dengan Ratu atau memiliki gelar kebangsaan, tapi orangtua Kate adalah pengusaha perlengkapan pesta yang cukup sukses. Orangtua Kate berusaha sendiri untuk menjadi jutawan, itulah mengapa Kate ada di kelas menengah-atas.

Pendidikan
Setelah keluar dari sekolah asrama di usia 16 tahun, ayah Diana mengirim putrinya untuk menyelesaikan sekolah di Switzerland, namun dia hanya bertahan beberapa bulan di sana. Diana tahu dirinya menyukai anak-anak, tapi tidak memiliki sertifikat memadai untuk menjadi guru. Dia pun memutuskan menjadi asisten di sebuah sekolah keperawatan, tapi berhenti bekerja setelah dipersunting Pangeran Charles.

Sementara, Kate berhasil menyelesaikan sekolah asrama dan melanjutkan pendidikan di St. Andrews University di mana dia mempelajari sejarah kesenian dan akhirnya bertemu dengan Pangeran William. Kate akan menjadi Putri Inggris pertama yang mencicipi bangku kuliah dan bekerja, meski tidak lama. Sebelumnya Kate bekerja selama setahun sebagai pembeli aksesori untuk perusahaan busana Jigsaw lalu mengejar karier di bidang fotografi.

Kepribadian
Diana percaya, seorang wanita cantik seharusnya sederhana dan pemalu. Diana tampak kurang berpengalaman saat berhadapan dengan pengalaman hidup. Maklum, Diana masih 19 tahun saat bertunangan dengan Charles dan masih sangat takut menghadapi dunia.

Di usianya yang telah mencapai 28 tahun, Kate berusia lebih tua saat mengumumkan pertunangannya. Dia telah menyelesaikan pendidikannya dan hidup mandiri. Kate menghadapi dunia dengan penuh percaya diri, anggun, dan berkelas.

Seperti dikutip Daily Mail, “Seorang teman mengatakan betapa beruntungnya Kate berpacaran dengan William, tapi Kate membalasnya dengan cepat, ‘Dia beruntung berpacaran dengan saya’.” Sangat berbeda dengan Diana yang sempat berkomentar, ‘Jika saya cukup beruntung untuk menjadi Princess of Wales..”.

Gaya berbusana
Ketika pertama kali terlihat bersama Pangeran Charles, Diana bukanlah seorang fashionista. Namun seiring perhatian khalayak, dia telah menjadi ikon mode. Pengamat mode menilai, Kate kerap meniru gaya berbusana Diana, di antaranya jaket ski berwarna merah, koleksi topi, dan busana berwarna biru Virgin Mary yang Kate kenakan sewaktu mengumumkan pertunangan.

Kate lebih tua dan lebih percaya diri dari Diana, maka banyak yang berharap dirinya mampu membuat pilihan busana lebih baik. Konsep gaya busana terbesarnya adalah mempertahankan gaya busana yang santai namun elegan dan mungkin melupakan busana rancangan desainer, tapi memilih busana yang terjangkau bagi masyarakat Inggris.

Teman dan kehidupan sosial
Diana tidak pernah dekat dengan teman-teman Charles. Banyak teman Charles yang mengemukakan bahwa mereka tidak pantas bersatu. Mereka tidak berada dalam lingkaran sosial yang sama, sehingga selama pernikahan mereka tumbuh menjadi pribadi yang saling menjauh. Diana mungkin dikelilingi oleh teman selebriti dan bangsawan, namun merasa sangat terisolasi dalam menjalani kehidupannya.

Sementara itu, Kate dan William dilaporkan memiliki lebih banyak kesamaan. Lingkaran kehidupan sosial William pada dasarnya lebih banyak dihabiskan bersama keluarga Kate. Kate, misalnya, lebih dekat dengan adiknya, Pippa. Keduanya tahu benar siapa teman sejati mereka.

Seksualitas
Ketika pengumuman pertunangan Charles dan Diana pada 1981 kepada wartawan Inggris, paman Diana mengumumkan bahwa Diana adalah seorang gadis yang masih perawan. Kendati begitu, sebuah rumor mengatakan keperawanan Diana masih harus diperiksa oleh pihak kerajaan, karena ketakutan mereka atas banyaknya mantan kekasih yang bersedia menceritakan berita sensasional apa saja demi uang.

Berbeda dengan Kate dan William yang selama beberapa tahun terakhir telah hidup bersama. Keduanya sering menghabiskan liburan di tempat romantis. Faktanya, William pertama kali tertarik pada Kate saat dia mengenakan busana tembus pandang di sebuah peragaan busana.

5 Kota Terhijau di Dunia

Perubahan iklim menjadi hal baru yang sekarang sedang diperdebatkan. demi menjaga kelangsungan bumi sebagai sebuah planet yang ditinggali manusia, pengusahaan penghijauan dan penggunaan energi untuk kebutuhan manusia dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang telah dipertimbangkan.

Berikut adalah 5 kota paling ‘hijau’ yang menggunakan energi alam untuk kehidupan yang lebih baik

Vancouver, Canada


Daerah yang baru saja di percaya untuk menyelenggarakan olimpiade musin dingin pertama di muka bumi yang mengusung tema sustainable atau keberlanjutan ini, memanfaatkan sampah elektronik sebagai medali, membangun stadion yang sangat “green”. namun ini bukan cuma sebuah usaha karena adanya olimpiade musim dingin. Vancouver telah berbenah sejak dulu. 90% kebutuhan listrik kota ini di pasok dari hydroelectric. angin, matahari, gelombang dan tidal energy telah digunakan secara luas untuk menjaga kelestrain lingkungan di kota ini.

Walikota Vancouver, Gregor Robertson mengatakan di situs resmi kota Vancouver bahwa ”Vancouver akan menjadi kota paling hijau di dunia pada tahun 2020″. Untuk itu warga Vancouver yang sering disebut dengan Vancouverites ingin tinggal di sebuah kota yang hidup, terjangkau dan berkelanjutan. Kami menghargai keindahan yang luar biasa lingkungan alam kita, merayakan keragaman, dan bekerja untuk membangun masa depan yang cerdas dan hijau. Konvergensi teknologi dan isu-isu lingkungan telah mengubah ekonomi dunia. Vancouver adalah pemimpin menarik dan pemikir yang ingin berinvestasi dan bekerja di sebuah kota yang menawarkan sebuah kota hijau yang menjanjikan masa depan – sebuah kota yang menghargai warisan alam dan menawarkan keterlibatan semua pihak.

Malmo, Swedia


Ini adalah salah satu kota internasional yang difokuskan pada ruang hijau. terkenal dengan taman mereka, tetapi juga pada pengembangan perkotaan yang berkelanjutan. Itu salah satu kota terbesar di Swedia dan benar-benar kota yang indah. Mereka telah mengubah lingkungan mereka menjadi daerah yang ramah lingkungan.

Di kota ini anda akan menemukan banyak orang bersepeda dikarenakan di kota ini banyak dibangun jalan khusus untuk mereka yang bersepeda. Kota ini sangat menghargai langit hijau mereka dan tidak ingin langit hijau mereka menjadi berpolusi. Hari ini sekitar 20% dari populasi Malmo berasal dari berbagai negara, membuatnya menjadi kota yang paling kosmopolitan di Swedia. Hal ini telah berkontribusi terhadap kehidupan budaya yang kaya dan kesempatan menikmati banyak makanan enak dan eksotis. hari ini kota industri tua telah diganti dengan luas wilayah pinggiran kota kelas menengah modern, perumahan dan lingkungan pemukiman yang ramah lingkungan.


Curitiba, Brazil


Curitiba adalah sebuah kota di selatan Brasil dan ibukota negara bagian Paraná (estado) sejak 1854. Kota ini didirikan pada 1654 sebagai sebuah kamp pertambangan emas. Populasi: 1,8 juta (2007 estimate). Dari awal abad ke-19 itu telah menerima banyak imigran dari Jerman, Italia, dan Polandia , dan imigrasi terus berlangsung selama abad ke-20 dengan kedatangan bangsa Siria dan Jepang, serta masuknya secara besar-besaran migran dari daerah pedesaan.

Kota ini memiliki banyak sekali ruang hijau seperti taman dan kebun botani yang sangat indah seperti Bosque Alemão, Bosque de Portugal, Bosque Italiano, Bosque do Papa, Bosque Gomm, Bosque Gutierrez, Bosque Capão da Imbuia, Bosque da Fazendinha, Bosque Boa Vista, Bosque Reinhard Maack, Bosque Vista Alegre, Jardim Botânico, Memorial Ucraniano, Parque Barigüi, Parque Tanguá, Parque Tingüi, Parque das Pedreiras, parque do Passaúna, Parque São Lourenço, parque do Iguaçu e Zôo, Parque da Barreirinha, Parque dos Tropeiros, Parque do Bacacheri, Basseio Público, Unilivre, dan Vilinha. Kota ini difokuskan untuk menjadi kota paling hijau. para penduduk disarankan untuk meninggalkan mobil mereka di rumah.

Portland Oregon, USA


Markas dari team NBA Portland Blazzers ini memang sedang giat-giatnya berbenah menyambut dunia baru yang penuh dengan warna hijau dan juga sehat untuk ditinggali. Meskipun banyak kota di AS sekarang lebih senang menggunakan jalur cepat, ini adalah kota pertama yang fokus pada alternatif transit dengan cahaya-rel dan jaringan jalur sepeda yang luas untuk mendorong orang untuk meninggalkan mobil mereka di rumah. Juga merupakan salah satu kota pertama yang berjanji untuk mengurangi emisi dan memulai transisi bangunan untuk menggunakan bahan-bahan yang berkelanjutan.

Reykjavik, Islandia


Ibukota dari Islandia, sebuah negara yang sudah sangat dekat dengan kutub utara ini, telah menggunakan pola hijau untuk kotanya yang mana pasokan listrik 100% di pasok dari hydroelctricity dan panas bumi, sistem trasportasi juga sudah sangat hijau menggunakan bus hydrogen, sebuah kota paling hijau di eropa dan dunia. Serta kota dengan langit paling bersih dan biru di seluruh jagat raya bumi. Kota ini hanya menerima 4 jam panas pada musim dingin dan malam yang sangat bersinar pada musim dingin, ini dikarenakan letak geografisnya sudah sangat dekat dengan kutub utara. Seiring dengan pertambahan jumlah industri dan juga konsep hijaunya yang mendunia, kota ini telah digunakan banyak environmentalist untuk berkunjung atau orang-orang untuk sekedar berlibur menghirup udara segar.
Foto Saya
QUEEN VIDYA
Blog ini berisi kumpulan repost dari situs lain yang menurutku unik, menarik, n bermanfaat, semoga kalian suka...
Lihat profil lengkapku