topbella

Senin, 21 Maret 2011

10 JALAN RAYA PALING BERBAHAYA DI DUNIA

10. Stelvio Pass Road Trollstigen (Italy)
Jalan beraspal kedua tertinggi di sepanjang jalur pegunungan Alpen setelah jalan Col de l'seran (2770 m). Stelvio Pass Road menghubungkan Valtellina dengan bagian atas lembah Adige dan Merano.






Letaknya di pegunungan Alpen yg masuk ke Italia, dekat Bormio dan Sulden, 75 km dari Bolzano, dekat perbatasan negara Swiss.





Walaupun kurang begitu berbahaya dibandingkan jalanan yg lain, tetap saja jantung kita akan berdebar2 saat melintasi jalan ini. Dengan 48 buah kelokan2-nya yg tajam, jalanan ini dijuluki sebagai salah satu jalan berkelok terpanjang yg paling bagus.


9. The A682 Road (England)
Jalur A682 di antara persimpangan 13 dari jalur M65 dengan Long Preston mrpk jalanan terparah di Inggris Raya. Dilaporkan bahwa telah terjadi sekitar 100 kecelakaan di jalur ini selama 10 tahun belakangan. Jalur sepanjang 14 mil di Yorkshire utara ini telah mengakibatkan terjadinya 22 kecelakaan yg sangat fatal selama 3 tahun belakangan. Jalur ini sangat disukai para pengendara motor, apalagi utk berkendara di Minggu pagi.





(sori, cuman segitu aja keterangan yg gw dapet. Mnrt gw sih masih lebih parah jalanan di Indonesia. Sayang, ngga disebutkan apa yg jadi sebab seringnya timbul kecelakaan di sana)


8. Trollstigen (Norway)

Trollstigen yg berarti Tangga Troll (Troll = raksasa dlm legenda Yunani) adalah jalanan yg melintasi pegunungan di Rauma, Norwegia, bagian dari Jalan Nasional Norwegia 63 yg menghubungkan Ã…ndalsnes di Rauma dan Valldal di Norddal.




Daerah ini sering dikunjungi turis krn terdiri dari jalur2 pendek yg berkelok2 secara tajam. Walaupun beberapa tahun belakangan sudah diperlebar, kendaraan yg lebarnya melebihi 12,4 meter dilarang melintasi jalan ini. Di puncak jalan ini terdapat lahan parkir yg cukup luas.



Dari lahan parkir tsb kita bisa berjalan kaki selama 10 menit ke sebuah balkon utk menikmati pemandangan jalan berkelok2 serta air terjun Stigfossen yg tingginya 320 meter.

7. Patiopoulo-Perdikaki Road (Greece)

Jalan ini merupakan satu jalur pendek yg sangat ramai, yg membentang antara Patiopoulo ke Perdikaki, Yunani. Jalurnya menanjak serta berbahaya krn banyak bagian2 yg rusak serta berbukit2 tanpa penerangan ataupun fasilitas keamanan yg memadai.



Kendaraan yg melintasi bukit seringkali tidak melihat kendaraan lain yg menuju ke arahnya. Apalagi di jalur ini seringkali dipakai oleh pejalan kaki, ternak, truk, bus dan mobil.


6. James Dalton Highway (Alaska)
Jalan raya James Dalton memiliki panjang 414 mil dan terbuat dari batu2 gravel. Jalan ini menuju ke arah utara dari Livengood (keluar dari Jalan Raya Elliott), melalui padang es kutub utara menuju ke jalur paling utara dari Alaska.





Jalanan ini dipakai utk menyuplai tambang minyak Prudhoe Bay, shg di sini akan sering anda temui traktor2 serta trailer2 berukuran besar. Setiap kali mrk lewat akan menyebabkan batu2 beterbangan. Hampir semua perusahaan rental mobil tdk memperbolehkan mobil2 mrk dipakai melintasi jalan ini.




Kombinasi antara batu2 gravel yg licin (baik akibat es ataupun lumpur) serta batu2 dan debu beterbangan yg menyebabkan pandangan sama sekali tertutup mengancam keselamatan anda. Jgn sekali2 utk melewati jalan ini, kecuali mobil anda berjenis 4WD serta dilengkapi radio CB, bahan bakar ekstra, ban cadangan, persediaan makanan serta berbagai bekal lain utk survival.


5. Sichuan-Tibet Highway (China)
Jalan raya Sichuan-Tibet memiliki kemiringan yg tinggi, yaitu di daerah antara Chengdu dan Tibet. Tanah longsor dan salju longsor seringkali terjadi di daerah ini, yg menjadikan jalanan ini menjadi sangat berbahaya.









4. Siberian Road to Yakutsk (Russia)

Jalan raya yg menghubungkan Moscow dgn Yakutsk ini terkenal paling dingin sedunia di luar benua Antartika. Oleh krn itu jalan ini tdk bisa diaspal. Akibatnya bisa diduga. Saat musim panas tiba, hujan yg turun akan menyebabkan jalan menjadi rusak parah.






3. Ruta 5: Arica to Iquique Road (Chile)
Jalanan dari Afrika menuju Iquique ini terkenal berbahaya. Saat kita berkendara dgn kencang, maka angin dari samping yg amat kencang bisa mendorong mobil kita terjun ke lembah yg dalam.


Apalagi saat ada yg menyalip, maka kekuatan angin akan semakin berlipat. Krn letaknya di tengah padang pasir, maka seringkali muncul halusinasi yg bisa menipu pandangan para pengendara. Oleh krn itu utk bisa selamat dari jalanan ini dibutuhkan konsentrasi yg berlebih dlm berkendara.


2. Guoliang Tunnel Road (China)
Jalan di gunung Taihang dibangun oleh penduduk setempat. Selama lima tahun, terowongan dengan panjang 1,2 km, tinggi 5 meter dgn lebar 4 meter ini dibangun. Beberapa orang meninggal dlm kecelakaan selama pembangunan jalan tsb. Terowongan tsb akhirnya dibuka pada tgl 1 Mei 1977. Letaknya di propinsi Hunan, RRC.



1. The Death Road (Bolivia)
Yungas Road sebelah utara yg dikenal sbg Death Road (Jalan Kematian) terletak di km 61 s/d 69 dari kota La Paz menuju ke Coroico (Ibukota Bolivia, wilayah Amazon) di propinsi Yungas, Bolivia. Di thn 1995 Inter American Development Bank menjulikinya sbg Jalan Kematian. Diperkirakan 200-300 orang per tahun meninggal saat melintasi jalur ini.



Di akhir tahun 2006, setelah dibangun selama 20 thn, sebuah jalan lintas (by pass) dari La Paz menuju Coroico akhirnya bisa dipakai. Akibatnya Jalan Kematian ini tidak lagi seramai dulu. Bisa ditebak, tingkat kecelakaan-pun menurun.

RAHASIA SUKSES NEGARA JEPANG



1. KERJA KERAS
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (tepatnya pagi ), membuat mahasiswa nggak enak pulang duluan. Fenomena Karoshi (mati karena kerja keras) mungkin hanya ada di Jepang. Sebagian besar literatur menyebutkan bahwa dengan kerja keras inilah sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepang bisa tercapai.

2. MALU
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Bagaimana mereka secara otomatis langsung membentuk antrian dalam setiap keadaan yang membutuhkan, pembelian ticket kereta, masuk ke stadion untuk nonton sepak bola, di halte bus, bahkan untuk memakai toilet umum di stasiun-stasiun, mereka berjajar rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. HIDUP HEMAT
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00. Contoh lain adalah para ibu rumah tangga yang rela naik sepeda menuju toko sayur agak jauh dari rumah, hanya karena lebih murah 20 atau 30 yen. Banyak keluarga Jepang yang tidak memiliki mobil, bukan karena tidak mampu, tapi karena lebih hemat menggunakan bus dan kereta untuk bepergian. Termasuk saya dulu sempat berpikir kenapa pemanas ruangan menggunakan minyak tanah yang merepotkan masih digandrungi, padahal sudah cukup dengan AC yang ada mode dingin dan panas. Alasannya ternyata satu, minyak tanah lebih murah daripada listrik. Professor Jepang juga terbiasa naik sepeda tua ke kampus, bareng dengan mahasiswa-mahasiswa nya.

4. LOYALITAS
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan. Kota Hofu mungkin sebuah contoh nyata. Hofu dulunya adalah kota industri yang sangat tertinggal dengan penduduk yang terlalu padat. Loyalitas penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi ke luar kota) dan punya komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi kota makmur dan modern. Bahkan saat ini kota industri terbaik dengan produksi kendaraan mencapai 160.000 per tahun.

5. INOVASI
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah. Mobil yang dihasilkan juga relatif lebih murah, ringan, mudah dikendarai, mudah dirawat dan lebih hemat bahan bakar. Perusahaan Matsushita Electric yang dulu terkenal dengan sebutan “maneshita” (peniru) punya legenda sendiri dengan mesin pembuat rotinya. Inovasi dan ide dari seorang engineernya bernama Ikuko Tanaka yang berinisiatif untuk meniru teknik pembuatan roti dari sheef di Osaka International Hotel, menghasilkan karya mesin pembuat roti (home bakery) bermerk Matsushita yang terkenal itu.

6. PANTANG MENYERAH
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini.

7. BUDAYA BACA
Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan. Saya biasa membeli buku literatur terjemahan bahasa Jepang karena harganya lebih murah daripada buku asli (bahasa inggris).

8. KERJASAMA KELOMPOK
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok” . Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.

9. MANDIRI
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Di Jepang setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua.Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. JAGA TRADISI
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.

6 Orang Yang Mati Karena Ingin Membuktikan Hal Yang Tak Penting

Sejarah banyak mencatat orang" yang mempertaruh diri mereka untuk membuktikan sesuatu yang mereka percayai. Apa yang sejarah tidak ceritakan adalah bahwa ada beberapa orang yang mencoba mempertaruhkan nyawa mereka hanya untuk membuktikan sesuatu yang tidak berarti bagi siapa" kecuali bagi diri mereka sendiri.

Ini adalah ke 6 orang yang membuktikan satu hal terpenting : Sangat mudah untuk mati ketika melakukan hal yang tidak penting.


1. Franz Reichelt (1912)




Seorang penjahit dari Perancis, dia mencoba membuktikan klo dengan pakaian buatan dirinya semua orang bisa terjun dengan selamat dari ketinggian manapun.

Lalu dia mencari tempat yang tinggi untuk membuktikan hal tersebut. Karena waktu itu menara eiffel adalah tempat yang paling tinggi, jadi dia mutusin buat lompat dari situ. Namun sayang, apa yang dia pikir bakal jadi percobaan terhebat justru membuat dia sukses menghantam tanah dan mati seketika.




2. Bando Mitsugoro VIII (1975)



Seorang aktor pemeran kabuki di Jepang yang terkenal pada tahun 1975. Waktu itu dia sama" temannya mampir ke sebuah restoran untuk memesan empat porsi liver ikan fugu. Dia mau ngebuktiin klo dia bisa makan itu ikan dan tetep hidup.

(Klo loe belum tahu, ikan fugu itu termasuk makanan yang paling beracun klo disajikan sembarangan. Jangankan empat, loe makan satu porsi aja bisa mati beneran)

ikan fugu


Setelah 7 jam Mitsugoro ditemukan tewas, menurut data forensik, Mitsugoro tetap sadar meskipun dalam keadaan sekarat ketika keracunan, dia benar" lumpuh sampai akhirnya mati perlahan" karena kehabisan nafas. Bener" menyakitkan

3. Garry Hoy (1993)



Seorang pengacara terkenal di Kanada. Dia punya kantor dilantai atas sebuah gedung. Nah yang dia pengen buktiin adalah klo kaca di kantornya itu anti pecah walaupun dihajar pake apapun.

(Sepanjang pengetahuan dan pengalaman gw, kaca yang seperti itu cuma termasuk jenis kaca anti peluru. Klo dipasang sepanjang gedung kayanya ga mungkin, karena mahal paling kaca" kaya gini cuma dipasang di mobil)

Well, back to Garry. Dia pun mencoba usaha pertamanya dengan berlari menghantam kaca. And you know what? Kacanya ga pecah! Tapi entah apa yang ada dipikirannya. Dia justru jadi tertantang untuk memecahkan kaca tersebut

Setelah mundur beberapa langkah, Garry lalu berlari sekencang"nya dan prankk?!! Kaca itu akhirnya pecah! Garry pun dengan bangga membuktikan klo kaca itu ternyata bisa pecah. Namun sayangnya dia baru sadar klo keberhasilannya itu justru membuat dia kini terjun bebas kebawah dan akhirnya tewas.


4. Jeff Dailey dan Peter Burkowski (1981)



Dua sohib ini adalah maniak game arcade Berzerk. Berzek adalah game arcade atau yang lebih kita kenal dengan sebutan dindong ini sempet jadi hit ditahun 1980.



Jeff dan Peter berlomba buat dapetin skor tertinggi sampai akhirnya....

Jeff ditemukan meninggal karena serangan jantung setelah mendapatkan skor tertinggi 16.660 (666 angka setan, ada hubungannya ga ya? ). Peter tidak menyadari klo tubuh dalam keadaan lemah pun, video game bisa jadi hal yang sangat ekstrim, dan serangan jantung yang menewaskan Jeff itulah salah satu bukti.

Setelah 2 tahun kemudian Peter berhasil mengalahkan skor Jeff, namun akibatnya fatal. Karena kelelahan Peter terkena serangan jantung sama seperti apa yang dialami Jeff. Dan dia pun meninggal...

Btw, jadi inget sama kasus Lee Seung Seop, remaja korea yang tewas karena serangan jantung setelah maen game Starcraft 50 jam non-stop


5. Jennifer Strange (2007)



Tahun 2007, sebuah stasiun radio KDND 107.9 di California mengadakan sebuah kontes bertajuk "Hold Your Wee For a Wii". Jadi prinsipnya dasarnya loe harus nahan pipis / kencing selama mungkin setelah minum beberapa botol air Dan sebagai hadiahnya tidak lain adalah konsol nintendo wii. Mainan yang lagi hot" nya waktu itu.

Kontes ini menarik perhatian jennifer, apalagi sebagai seorang ibu yang mempunyai anak. Kali aja klo menang nintendo nya bisa jadi hadiah terbaik buat si anak. Dia pun mengikuti kontes itu, tapi apa yang terjadi..

Jennifer meninggal karena apa yang disebut dengan "Water Intoxication" atau keracunan air. Jadi karena terlalu banyak air yang masuk kedalam tubuh terjadi ketidak seimbangan elektronik yang akut didalam otak.

Hal ini sebenarnya sayang banget menurut gw. Memang adalah hal yang wajar klo orang tua akan melakukan apapun demi kebahagiaan anaknya, cuma hal itu kan ngga berarti mereka harus melakukan sesuatu diluar batas, apalagi cuma untuk mendapatkan barang yaa... Satu buah game konsol yang notabene sebenarnya bisa didapatkan klo kita rajin nabung.

Dan pada akhirnya Jennifer tidak memenangkan kontes itu, dan semua pihak di radio yang terlibat dari awal saat itu juga langsung dipecat


6. Christopher Mccandless (1992)



Udah pada nonton film "Into The Wild"..?? Klo udah pasti tahu jalan ceritanya.

Ada beberapa orang yang punya motivasi untuk hidup di alam bebas, jauh dari peradaban. Dan Chris adalah salah satu orang itu..

Sebenarnya dia orang yang pintar dan bahkan waktu itu denger" dia dapet beasiswa sampai puluhan ribu dollar Tapi ngga tahu apa yang ada dipikirannya waktu itu, dia memutuskan untuk membuang hal itu dan mulai menjalani hidup baru di alam bebas tanpa bantuan siapapun. Meninggalkan pendidikan, teman" dan bahkan keluarganya sendiri.

Mencoba sesuatu itu boleh, tapi tanpa persiapan yang matang semua itu bisa jadi bencana. Inilah yang terjadi dengan Chris, karena tidak punya pengalaman sama sekali dan juga minimnya peralatan yang dibawa lambat laun dia terdesak dan mulai kelaparan. Setelah hampir empat bulan bertahan hidup dengan hanya memakan biji"an dari tumbuhan, Chris pun akhirnya tewas karena kelaparan. Dua minggu setelah itu mayatnya ditemukan masih terbungkus selimut tidur oleh 2 orang pemburu yang kebetulan lewat.
Foto Saya
QUEEN VIDYA
Blog ini berisi kumpulan repost dari situs lain yang menurutku unik, menarik, n bermanfaat, semoga kalian suka...
Lihat profil lengkapku